try another color:
try another fontsize: 60% 70% 80% 90%

Pengukuhan Dr.(HC).Ir. Ciputra sebagai Perekayasa Utama Kehormatan

Penghargaan dan penghormatan dalam bentuk Perekayasa Utama Kehormatan diberikan BPPT sebagai instansi Pembina Jabatan Fungsional Perekayasa kepada warga Negara Indonesia yang berjasa besar dalam kegiatan kerekayasaan dan kemajuan teknologi sehingga bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara serta dapat dijadikan teladan bagi orang lain. Penetapan calon penerima gelar Perekayasa Utama Kehormatan dilaksanakan melalui seleksi dan penilaian yang dilakukan oleh Majelis Perekayasa. Pada tahun 2008 ini, yang terpilih untuk mendapatkan gelar Perekayasa Utama Kehormatan jatuh kepada DR.(HC). Ir. Ciputra.

 

Dr (HC). Ir. Ciputra merupakan orang kedua penerima penganugrahan gelar Perekayasa Utama Kehormatan dimana sebelumnya pada 2008 diberikan kepada Prof. Dr. Emil Salim. Pengukuhan Ciputra sebagai Perekayasa Utama Kehormatan dilaksanakan pada 20 Agustus 2008 di AuditoriumBPPT oleh BPPT dipimpin Wakil Ketua Majelis Perekayasa, Prof. Dr. Jana T. Anggadiredja, MS.

 

Dalam orasi pengukuhannya yang berjudul ‘Pengembangan Technopreneurship UntukMembangun Kesejahteraan Bangsa: Peran Strategis BPPT MengembangkanTechnopreneurship di Indonesia', Ciputra memaparkan alasan-alasan pentingnya enterprenuership bagi Indonesia, yaitu tanpa entrepreneurship maka :

 

  1. Penganggur terdidik Indonesia semakin bertambah
  2. Sumberdaya alam yang melimpah tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal
  3. Kecakapan teknik yang tinggi tidak dimanfaatkan secara efektif untuk masyarakat
  4. Banyak Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Indonesia dengan resiko dan biaya social yang sangat tinggi
  5. Negara tidak mendapatkan tambahan kutipan pajak, retribusi, dan fasilitas public swadaya masyarakat.

 

Berkenaan dengan Technopreneurship, beliaumenyampaikan 5 alasan mengapa technopreneurship sangat penting bagi Indonesia,yaitu

 

  1. Technopreneurial Firm adalah innovative firm yang menciptakan nilai tambah yang tinggi
  2. Untuk meningkatkan peran technopreneur dalam perekonomian masa kini dan masa depan
  3. Indonesia memiliki potensi alam dan budaya yang dengan sentuhan teknologi akan menjadi produk dengan nilai tambah yang besar
  4. Technopreneurial Small Business adalah sumber inovasi produk untuk meningkatkan kualitas hidup manusia
  5. Perusahaan-perusahaan tanpa inovasi secara alami akan mati

  

Untuk mengatasi hal tersebut, maka Ciputra mengusulkan sebuah solusi nasional, yaitu menciptakan Sumber Daya Manusia yangberjiwa entrepreneurship melalui pendidikan dan pelatihan. Beberapa program yang diusulkan di antaranya adalah mengembangkan Entrepreneurship Center di BPPT dan dikampus-kampus terkemuka dan organisasi terkait dengan pengembangan entrepreneurship (jangka pendek), dan mengintegrasikan pembelajaran entrepreneurship dalam kurikulum nasional mulai dari TK s/d perguruan tinggi (jangka panjang).Untuk itu, Ciputra mengusulkan kerjasama sinergis menuju arah sejarah baru, kerjasama sinergis antara empat komponen bangsa, yaitu Government, Academics,Business, dan Society (GABS). Dengan kerjasama sinergis ini, maka upaya pengembangan entrepreneur secara Quantum Leap akan tercapai.

 

Pada kesempatan tersebut, Ciputramengusulkan agar BPPT sebagai Agent of Change dari Pemerintah menjadi Pembina dan fasilitator untuk Entrepreneur Center. Ciputra mengajak kerjasama dalam pengembangan entrepreneur di Indonesia dengan pembagian kerja BPPT sebagai produsen hasil riset, sedangkan Ciputra Group sebagai mentor untuk mengkomersialkan hasil-hasil riset dan rekayasa tersebut. Dalam konteks ini Ciputra akan mengajak entitas bisnis lainnya untukbergabung sebagai calon partner bagi para penemu.Terakhir, Dr. (HC). Ir.Ciputra mengharapkan BPPT dapat menjadi sumber reformasi bagi departemen lain.

 

Pemberian gelar Perekayasa Utama Kehormatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan (Pusbindiklat) BPPT tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar produk-produk BPPT melalui good commercialization dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa secara signifikan. Amin. (HD/pusbin)

Sumber : http://pusbindiklat.bppt.go.id 

- Lintas Berita :

Comments

Penelitian tentang sikap wirausaha siswa SMA

Saya senang sekali ada tokoh yang sangat peduli terhadap sikap wirausaha. Hal ini sesuai dengan cita-cita saya untuk meningkatkan sikap wirausaha pada siswa SMA, sehingga saya telah melakukan penelitian yang berhubungkan dengan sikap wirausaha dalam disertasi saya. Penelitian yang saya lakukan berjudul Program Pembelajaran Kimia untuk menumbuhkan sikap wirausaha siswa SMA. Hasil penelitian adalah dengan menerapkan program pembelajaran yang saya rancang ternyata sikap wirausaha siswa SMA dapat meningkat.

Butuh info lebih detail

Ternyata ada orang yang membuat nuansa lain dari ilmu kimia yang oleh sebagian besar siswa menganggapnya momok. Saya juga dosen kimia yang tertarik mengintegrasikan entrepreneurship ke dalam program pembelajaran baik di PT maupun di SMA. Jika boleh minta penjelasan lebih detail tentang disertasi Ibu Nancy. Ibu S3 dimana? Trima kasih sebelumnya. Jasri, UNM

Penelitian tentang sikap wirausaha siswa SMA

Saya senang sekali ada tokoh yang sangat peduli terhadap sikap wirausaha. Hal ini sesuai dengan cita-cita saya untuk meningkatkan sikap wirausaha pada siswa SMA, sehingga saya telah melakukan penelitian yang berhubungkan dengan sikap wirausaha dalam disertasi saya. Penelitian yang saya lakukan berjudul Program Pembelajaran Kimia untuk menumbuhkan sikap wirausaha siswa SMA. Hasil penelitian adalah dengan menerapkan program pembelajaran yang saya rancang ternyata sikap wirausaha siswa SMA dapat meningkat.

Ir. Ciputra, Bapak Entreprenuer Indonesia

Beruntung negeri ini memiliki pak Ciputra

Selamat bagi pak Ciputra

Selamat bagi pak Ciputra yang menjadi Bapak Entrepreneur Indonesia, semoga dengan kiprah dan perjuangan bapak Indonesia segera bangkit dan sejahtera.. amin

go

bentuk sinergi GABS memang ide yg brilian.
tp skg ini ddaerah sy tdk ad yg menerapkn sistem tsb..

GABS=upaya membangun jejaring

bapak Wahyu: mengapa di daerah bapak tdk ada yg menerapkannya?
apakah bpk Wahyu sdh menemukan jawabannya?
sebenarnya sinerji dng GABS bukan sekedar ide brilian,ttp lbh "terfokus pd upaya"nya/"usaha"nya.Krn,sebuah usaha u/menjalin kerjasama sinergis merupakan "pelatihan dr dalam diri kita u/menumbuhkan spirit entrepreneurship".Contohnya,PeDe & berani menemui banyak orang,ulet bernegosiasi dng banyak pihak,punya banyak cara kreatif u/memulai menjalin pertemanan,berinovasi terus menerus u/mempertahankan bagaimana caranya mengelola hubungan baik yg positif dng banyak orang, dst... salam,istikis.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <u> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <img> <p> <div> <span> <br> <b> <i> <h1> <h2> <h3> <h4> <h5> <h6> <hr> <cite>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.
  • Use <!--pagebreak--> to create page breaks.
  • Flash node macros can be added to this post.
  • You may use [view:viewname] tags to display listings of nodes.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Security question, designed to stop automated spam bots